Tanggal 8-9 Desember 2012, saya berkesempatan berdialog dengan adik-adik Mahasiswa/mahasiswi asal Pasaman dari berbagai Kota di Sumatera Barat, plus Bungo Jambi. Latihan Kader I yang digagas IMAPAS, mendapat sambubutan dan dukungan yang cukup besar dari adik-adik mahasiswa/mahasiswi asal Pasaman yang sekaang sedang menimba ilmu di berbagai Perguruan Tinggi. Peserta yang jumlah nya lebih dari 200 orang, memberi harapan yang menjanjikan
Kebersamaan yang mereka perliahtkan selama pelaksanaan LK-I Imapas, membersikan kebanggaan dan harapan.
Bangga karena meski mereka berasal dari berbagai daerah dan suku, mereka bangga dipersatukan dan dipersaudarakan oleh ikatan "sesama" anak Pasaman. Terbersit harapan, karena dari kehangatan silaturrahmi yang demikian erat terpancar satu semangat, semangat memajukan Pasaman lebih baik lagi, agar mampu mengejar ketertinggalannya dengan daerah lain.
Selama Diaog banyak pertanyaan dan harapan yang disampaikan, dan pada saatnya akan kita coba bahas, diskusikan satu-persatu, tentu untuk diambil hikmahnya dan diformulasikan sehingga bermanfaat buat mahasiswa/i dan daerah kita, Pasaman.
Banyak hal yang sudah dikerjakan Pemda Pasaman sejak beberapa dekade terakhir, banyak kemajuan yang sudah dicapai, tapi masih banyak juga yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Saatnya kita memberikan masukan kepada Pemda tentang usulan prioritas yang selayaknya didahulukan. Tentu usulan-usulan haruslah didasarkan atas studi dan kajian yang bisa dipertanggung jawabkan, sehingga Pemda bia menerima dan mengalokasikan nya dalam rencana pembangunan Pasaman.
Usulan yang disampaikan selain telah dikaji mendalam, hendaknya juga disampaikan dengan baik dan santun. Saya yakin siapapun yang memerintah di Pasaman, bisa dipastikan tujuannya adalah untuk memajukan dan mensejahterkan rakyat Pasaman secara keselurhan. Hanya saja prioritasnya yang mungkin sering-sering tidak dipahami.
Kenapa prioritas harus benar-benar dikaji, karena kita semua tahu bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasaman sangat kecil. Sebagian besar anggaran yang dikelola Pemda Pasaman berasal dari Bantuan Pemerintah Pusat. Keterbatasan itu yang mengharuskan Pemda melakukan prioritas, Nach disitulah perlunya kita memberikan usulan-usulan prioritas, supaya Pemda dapat memilih yang terbaik.
Pertanyaannya sekarang, kembali ke kita masing-masing. Sudah siapkah kita membantu Pasaman dengan ide-ide dan usulan yang konstruktif ? Ayo kita berbuat semampu kita untuk kemajuan Pasaman yang kita Cintai.
Kembali ke LK_I IMAPAS, ada satu hal yang menurut saya perlu dilanjutkan. Kebersamaan yang mereka tunjukkan selayaknya diwujudkan dalam sebuah koordinasi yang lebih solid, misalnya menghimpun mereka yang berada diberbagai Kota untuk menyatukan diri dalam sebuah wadah yang lebih besar. Misalnya membentuk organisasi IMAPAS tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang akan mengkoordinasikan berbagai elemen mahasiswa/i asal pasaman yang berada diberbagai kota, sehingga akan mempunyai pengaruh dan dampak yang lebih besar. sebutlah misalnya dengan membentuk "IMAPAS Se Suatera Barat", atau bahkan nanti kita bisa sesekali melakukan pertemuan antara sesama mahasiswa asal Pasaman yang ada di berbagai kota di Indonesia. Kerenkan ? dan itu bukan sesuatu yang mustahil. Sumberdaya Manusia yang berasal dari Pasaman, banyak bertebaran di seantero nusantara, dan saya yakin semuanya mempunyai niat untuk berkontribusi membangun Pasaman. Sekian dulu ya, bagi yang berkenan silakan dibesi masukan.
insya Allah , ayahanda Halim Nasution kita akan bersama wujudkan itu semua,dan kami berharap ayahnda juga jangan pernah bosan- bosan memberikan teguran atau nasehat ketika kami melakukan kesalahan, terimakasih, Sibet Pasaman, padang 29/12/2012.
BalasHapus