Setiap
perjuangan pasti akan menghadapi zamannya masing-masing. Masalah dan
realita yang dihadapi pun pasti akan berbeda karena kehidupan terus
dinamis seiring bertambahnya waktu. Setiap masa pasti milik generasinya
masing-masing dan setiap generasi pasti menghadapi permasalahan yang
berbeda dengan para pendahulunya. Di sinilah peran penting pengkaderan,
yaitu menjamin agar rantai perjuangan tidak pernah putus dan roda
perjuangan untuk memperjuangkan kebenaran dan melawan kebatilan harus
terus berlangsung.
Setiap
organisasi atau gerakan mahasiswa pasti memiliki pemimpinnya
masing-masing. Pemimpin yang baik tidak hanya dilihat seberapa besar
prestasi yang diraihnya, namun pemimpin yang baik adalah pemimpin yang
mampu mencetak kader-kader penerusnya yang tidak
kalah hebat dari dirinya. Inilah pemimpin sejati yaitu pemimpin yang
mampu melahirkan pemimpin lainnya sehingga proses regenerasi dapat terus
terjadi. Hidup terus berputar dan kehidupan terus berjalan.Prinsip
dasar pengkaderan sangatlah mudah. Yang tua membimbing yang muda dan
yang muda terus berkarya. Yang tua menanamkan nilai-nilai mulia dan yang
muda terus mengembangkan kebaikan yang sudah ada, memperbaiki kesalahan
yang tercipta, dan menciptakan
inovasi-inovasi.
Jika pergerakaan mahasiswa memegang teguh prinsip
dasar pengkaderan diatas, Insya Allah pergerakan mahasiswa tidak akan
kekurangan SDM yang berkualitas. Justru generasi yang dilahirkan adalah
generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Karena pengkaderan
dalam pergerakan mahasiswa adalah kawah candradimuka negeri kita. Baik
pengkaderannya, baik pula negeri kita. Buruk pengkaderannya, semakin
terpuruk lah negeri kita.
Sibet, S.Pd (Sekretaris IMAPAS kota Padang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar