Meningkatkan Akselerasi Pembangunan Kabupaten Pasaman
Membaca judulnya saja mengerikan, apa iya bisa ? Boleh jadi itu yang
ada dalam benak anggota IMAPAS dan PMD alias Pasaman Masa Depan melihat
judul tulisan ini. Sesungguhnya ini hanya sekedar bahan diskusi saja.
Dari pada group PMD ini kita gunakan untuk hal-hal yang biasa-biasa
saja, lebih baik kita gunakan untuk bertukar pendapat dan diskusi jarak
jauh, untuk mencoba menginspirasi teman-teman kita berkontribusi bagi
pembangunan Pasaman. Ok.
Bagaimana caranya “mengakselerasi”
pembangunan di Pasaman ? tentu adalah dengan meningkatkan APBD.
Bagaimana caranya ? Setidaknya ada 2 jalan yang bisa ditempuh. Pertama,
meningkatkan PAD, Pendapatan Asli Daerah. Informasi yang kita peroleh,
(entah benar atau tidak ) PAD Kabupaten Pasaman hanya Rp 20 Milyar,
setara dengan 2,5 % dari besaran APBD. Dengan besar anggaran hanya Rp
800 milyar tentu tidak banyak yang bisa diperbuat Pemda Pasaman.
Anggaran ini pun sebagian besar habis untuk biaya operasinal, seperti
gaji dan penunjang kegiatan, dsb. Yang sungguh-sungguh dialokasikan buat
pembangunan tentulah sangan sedikit.
Dalam berbagai
kesempatan Bupati Pasaman, menyampaikan sudah berusaha untuk
menyeimbangkan biaya pembangunan dan belanja pegawai. Sesuatu yang tentu
sangat penting dan mendesak, agar porsi pembangunan bisa ditambah.
Dengan bermodalkan APBD yang demikian kecil, maka upaya penentuan
prioritas pembangunan haruslah sungguh-sungguh diperhatikan, dikaji
mendalam sehingga pembagunan yang dilakukan berdasarkan pilihan-pilihan
prioritas yang sudah ditentukan, benar-benar tepat sasaran dan tepat
guna, sehingga effeknya mampu mendorong pembangunan kesejahteraan
masyarakat Pasaman.
Meningkatkan PAD, bersamaan peningkatan
kesejahteraan masyarakat tentu bukanlah hal yang mudah. Pemda Pasaman
telah menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas.
Dengan demikian jalan-jalan kesegala pelosok nagari akan diupayakan
dibuka. Harapannya akan makin sedikit daerah yang masih terisolir, dan
pada waktunya akan terbuka semua. Upaya menempatkan pembangunan
infrastruktur sebagai prioritas, tentu kita beri apresiasi dan harus
didukung. Karena dengan membuka jalan dan melepaskan setiap NAGARI dari
“keterisolasian” akan mendorong masyarakat maingkatkan kapasitas dan
kinerjanya untuk bersama-sama pemerintah meningkatkan kesejahteraan
masyarakat secara keseluruhan.
Pertanyaannya adalah, kapan
peningkatan PAD itu bisa dicapai ? Tentu ini tidak bisa dalam waktu
singkat, butuh waktu yang lama, sementara daerah lain juga berpacu untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Ibarat pepatah, dengan
besaran APBD yang sekarang, Kabupaten Pasaman hanya bisa “berjalan”
mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Sementara daerah
lain, kabuaten dan kita lain, dengan APBD yang lebih besar,mereka bisa
membanguna dengan “berlari”. Kalau begitu keadaan nya, maka Pasaman akan
tetap tertinggal, bahkan makin jauh dari daerah lainnya. Jadi kapasitas
APBD harus ditingkatkan. Itu kata kuncinya.
Bagaimana dong,
kalau peningkatan APBD melalui peingkatan PAD butuh waktu lama, lalu apa
yang bisa kita lakukan ? Tentu jawaban lain adalah mendorong investasi
masuk ke Pasaman. Ini juga bukan perkara mudah. Investor itu akan masuk
apabila tersedia sarana dan prasarana yang baik di Pasaman, dalam upaya
mereka berusaha. Investasi harus menguntungkan, menguntungkan
masyarakat, menguntungkan pemerintah dan menguntukan pengusaha. Ketiga
pilar ini harus sama-sama untung, baru investasi masuk dan berkembang.
Jadi selain diperlukan infrastruktur yang memadai, juga harus didukung
oleh masyarakat, artinya masyarakat Pasaman haruslah mengembangkan sikap
terbuka kepada investor, sehngga investor mau menanamkan modalnya di
Pasaman. Invesor jangan “dirusuhi” atau dimusuhi, tapi harus digandeng,
agar sama-sama berkontribusi untuk membangun daerah Pasaman. Tentu in
memerlukan perubahan pola fikir masyarakat. Memerlukan sosialisasi dan
penjelasan kepada masyarakat secara terus menerus, sehingga Pengusaha,
Pemerintah Daerah dan Masyarakat memahami posisi, fungsi maupun hak dan
kewajibannya.
Dalam hal ini Pemerintah Pasaman, dapat
menggunakan, memanfaatkan dan memberdayakan mahasiwa dan pelajar.
Jumlah mereka ini sangat banyak, dan sangat potensial untuk menjadi
“marketing” dan ambassador kita dalam rangka meningkatkan pemahaman dan
sekaligus merubah pola fikir masyarakat kita, sehingga menjadi lebih
terbuka, lebih demokratis, lebih toleran dan lebih realistis.Kekuatan
yang terpendam dalam “generasi muda” dapat dibangkitkan dengan menjalin
kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan segenap mahasiswa
pelajar. Dengan sedikit fasiilitas dan rangkulan dari pemerintah daerah,
energy besar yang ada pada mahasiswa akan mampu menjadi “agen
perubahan” ditengah-tengah masyarakat, khuasnya masyarakat Pasaman.
Yang kedua, Peningkatan APBD bisa dilakukan dengan memperbesar dan
meningkatkan alokasi DAK (Dana Alokasi Khusus) atau dana bantuan dari
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Seperti disampaikan diawal
tulisan ini, sebagian besar, PAD Kabupaten Pasaman, didukung oleh dana
Pusat dan dana Pemerintah Provinsi. Oleh karena itu peningkatan PAD
dapat juga dilakukan dengan membangun komunikasi yang baik, anatar
pemerintah daerah, pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Semakin
baik dan semakin luas jaringan yang terbangun dengan Pemerintah
Provisnsi dan Pemerintah Pusat, akan semakin besar dana alokasi yang di
tempatkan di Kabupaten Pasaman. Untuk itu perlu dikembangkan “Pasaman
conection”. Masyarakat Pasaman harus mampu membangun jaringan yang kuat
dal luas baik ditingkat Pemerintaj Provinsi, Pemerintah Pusat dan
Kalangan Pengusaha.
Kita bisa membangun jaringan ini dengan
melakukan pendekatan dan loby terhadap semua msyarakat Pasaman yang ada
diberbagai daerah untuk berkontribusi.
Komunikasi yang baik
akan mampu menggerakkan hati dan fikiran saudara-saudara kita yang ada
di Padang, Jakarta atau belahan lain Indonesia, untuk sama-sama
bahu-membahu membangun Pasaman. Tidak ada anak-anak Pasaman atau orang
yang berasal dari Pasaman yang tidak Cinta sama Kabupaten Pasaman. Semua
orang yang berasal dari Pasaman mengininginkan Pasaman maju, aman
tentram dan sejahtera seperti dicita-citakan pendiri Republik ini.
Semua akan tergerak hatinya manakala kita bisa menghimpun mereka dalam
kebersamaan. Kekuatan ini sungguh akan sangat dahsyat.
(OK,
tulisan ini akan kita lanjutkan, membahas bagai peran Parta Politik,
mengakselerasi pembangunan Pasaman, Tentu kalau anggota group PMD mau
melanjutkan diskusi ini, Wassalam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar