Dua Sifat dan Krakter Aktivist Mahasiswa

Dalam
perjalanan sejarah serta dalam realita dunia aktivist. Kelompok
aktivist mahasiswa cendrung memiliki dua sifat dan karakteristik
perilaku berbeda.
Pertama, aktivist garis kanan, yakni aktivist yang
diartikan sebagai aktor-aktor kaki tangan pejabat (pengambil kebijakan), para
individu akan sering tercermin dimana idealisme sering digadaikan hanya
untuk kepentingan pribadi. Cendrung menjadi mata-mata dan kaki tangan
pengambil kebijakan, selalu berpenampilan meniru gaya pejabat,
perjuangan menurut kelompok ini adalah menyelematkan diri pribadi dan
individualistik, suka memilih-milih teman dan punya karakteristik
berpolitik praktis.
Kedua, aktivist garis kiri, adalah kelompok aktivis
yg menyadari bahwa posisinya sebagai kaum intelektual agen perubahan,
dia berteman dengan pejabat tapi tetap mengkritisi pejabat, baginya yg
terpenting dan utama adalah kesejahteraan masyarakat yg kerap dia
perjuangkan, berpenampilan seadanya, lantang berbicara, dan selalu
berorientasi kepada perjuangan rakyat, teman sejatinya dan suaranya
adalah keluh kesah rakyat.
Fenomena ini ada di dunia aktivist
pergerakan sejak Belanda ada di Republik ini, dua ciri itu selalu
mewarnai gerakan dan individu mahasiswa dan pemuda. Terserah mau pilih
yang mana, tapi para pemimpin besar bangsa ini adalah mereka2 yg berada
digaris kiri. Tetaplah Jadi Penyambung Lidah Rakyat Indonesia !!!
By : Haryadi Nasution
Mahasiswa Lembaga Administrasi Negara Eks Presideum GMNI
saya sangat sepakat sekali bang, hal itu memang sudah dirasakan para aktivis mahasiswa di berbagai daerah seluruh indonesia, sebagai aktivis mahasisiwa yang idealismenya tinggi, inteleqtual yang tinggi, etika dan moral yang tinggi tentu akan memilki peran penting di kalangan pejabat yang hampir sama karakter dan cita-cita.. semoga saja para aktivis yang ada di indonesia memang benar-benar menggunakan akal, pikiran, dan perasaan serta pergerakan hanya semata-mata untuk kemasalhatan masyarakat indoneia, dan mengharapkan ridho-Nya karena sesuai sabada sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat untuk orang banyak (H.R Bukhori)
BalasHapus